PekanBudaya dan Pariwisata Kab. Kediri Tahun 2018 Mulai 8 Juli s/d 14 Juli 2018 di Simpang Lima Gumul Kediri
DinasKesehatan Kabupaten Kediri, 11 Juli 2018. Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Tahun 2018 yang rutin dilaksanakan setiap tahun telah resmi dibuka. Rangkaian kegiatan yang dihelat diawali sejak Rabu, 4 Juli 2018 yakni Ruwatan Panji yang diadakan di Candi Tegowangi yang terletak di Dusun Candirejo, Desa Tegowangi, Plemahan, Kab. Kediri.
Jadipekan ini saya berkujung pada acara pekan budaya dan pariwisata Kabupaten Kediri 2018. Hari Minggu, 08 Juni 2018 terdapat parade budaya dan mobil hias dari berbagai instansi dan sekolah yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Mobil hias dimulai pada jam 13.00 dan start dari Pemerintahan Kabupaten dan finish di Simpang Lima Gumul.
KabupatenKediri. instansi potensi wisata . kuliner hiburan alam seni budaya religi budaya. produk unggulan perikanan pertanian perkebunan air. layanan perizinan kependudukan. berita Pondok Ramadhan, Ubah Ibadah Menjadi Kebiasaan dan Kebutuhan Bukan Kewajiban Peringati Hari Kartini, GOW Beri Santunan Perempuan Kepala Keluarga di Bumi
Merekaterhibur dengan penampilan puluhan rombongan yang menyemarakkan pembukaan Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri kemarin. Pembukaan acara tahunan yang kali ini bertajuk 'Panji Balik Kampung' itu diikuti sekitar 40-an kelompok. Dari jumlah itu mayoritas adalah mobil hias. Yang berjumlah 38 rombongan.
Kediri(ANTARA) - PT Gudang Garam Tbk ikut memeriahkan acara Pekan Budaya dan Pariwisata Pemkab Kediri 2019 dengan mengusung konsep "Wonderland of Java". Kepala Bidang Humas PT Gudang Garam Iwhan Tri Cahyono mengatakan ada sekitar 50 orang yang menjadi bagian dalam tim dan sebagian besar talent merupakan karyawan PT Gudang Garam.
. Kediri – Kabupaten Kediri siap menggaet lebih banyak wisatawan tahun ini. Berbagai amunisi disiapkan. Salah satunya lewat Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Budaya dan Pariwisata terdiri dari Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias. Ada juga galeri pameran potensi Kediri hingga pagelaran seni dan kreativitas. Selain lokal, ada juga peserta dari enam daerah di Indonesia. Pekan Budaya dan Pariwisata akan digelar 7-13 Juli 2019.“Jumlah kunjungan wisatawan harus dioptimalkan. Apalagi, momentumnya masih libur sekolah. Untuk itu, kami gelar Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2019 dimulai pada hari Minggu. Nantinya dipastikan akan ada banyak wisatawan yang berada di Kabupaten Kediri,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Ir. Adi Suwignyo, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2019 adalah perhelatan ke-15. Konsep yang diusung “Panji Balik Kampung”. Hal ini guna menggaungkan cerita Panji yang sebelumnya dipilih Unesco sebagai Memory of the World MoW. Untuk temanya Nyawiji Hanyengkuyung Kadiri, Hanggayuh Mukti’. Artinya, menyatukan hati, jiwa, cipta, rasa dan karsa dari berbagai elemen untuk menggapai cita-cita Kediri Mulya Sejahtera.“Semua kegiatan akan dikemas semaksimal dan semenarik mungkin serta sangat lengkap. Beragam potensi besar yang dimiliki akan ditampilkan. Untuk itu, silakan datang ke Kediri. Mari nikmati beragam kemeriahan pesta budaya,” ini pasti sangat dinanti oleh masyarakat luas, diawali Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias pada Minggu 7 Juli pukul WIB. Start dimulai dari halaman Kantor Pemkab Kediri dan finish berada di Kawasan Simpang Lima Gumul. Akan dimeriahkan pula oleh Marching Band dari Akademi Perkeretaapian Indonesia API perhelatan Pekan Budaya dan Pariwisata 2019 terbagi dalam 21 zona. Pameran Kepariwisataan, Kebudayaan, dan UMKM akan menampilkan sekitar 228 stand. Ada Desa Wisata dan Industri Kreatif Kepariwisataan, yang berisi seluruh pelaku industri pariwisata Kediri. Zona lain, Pembangunan dan Investasi juga zona Kampung Panji dan Rumah Peradaban, zona ini berisi seluruh hasil karya seni hingga fotografi. Kemudian zona Usaha Mikro dan Perdagangan. Area lainnya berupa zona swasta dan wahana permainan anak. Bagi kawula muda, Streetfood Festival menempati zona ke-10.“Semuanya sudah tertata dengan baik. Hal ini tentunya akan memudahkan wisatawan dalam mencari konten atau kerajinan tangan yang diinginkan. Kami optimistis, event ini akan dibanjiri oleh wisatawan. Dengan melibatkan seluruh instansi terkait, pariwisata di Kabupaten Kediri akan semakin meningkat,” tarik event ini memang dikuatkan dengan Pagelaran Kesenian dan Pentas Kreativitas. Ada delapan kegiatan budaya yang akan ditampilkan. Pagelaran Kesenian menyajikan Drama Tari Panji Asmarantaka, Ludruk, Ketoprak, Jaranan, dan Lomba Menyanyi Campur Sari. Pentas Kreativitas ada Festival Band, Storytelling Cerita Panji, Paduan Suara Pelajar, dan Pemilihan Putra-Putri Batik penghujung acara, sebagai pamungkas adalah digelarnya Tari Kolosal Barong Sewu. Barong sewu ini melibatkan para seniman jaranan khususnya pebarong dari wilayah Kabupaten Kediri hingga luar pulau seperti Bontang yang langganan hadir.“Ayo Sahabat Budaya, luangkan waktu untuk melihat secara langsung Pekan Budaya dan Pariwiaata Kab. Kediri. Manjakan diri, puaskan hati di Kediri Lagi dan nikmati pesona keindahan Kabupaten Kediri,” ajaknya. [adv kominfo/nng]
Pekan Budaya Salah satu atraksi tahunan yang digelar dalam Pekan Budaya adalah gelar kesenian asli kediri, berupa kesenian jaranan yang tergabung dalam organisasi PASJAR Kabupaten Kediri.
Berita TerkaitBersama Wujudkan Desa Ramah AnakBerita Populer Wisata Religi, Ziarah ke Makam Gus Miek Beroperasinya Bandara, Mas Dhito Sebut Kediri Jadi Penyangga Baru Jawa Timur Kwarcab Kab. Kediri Gelar Lomba Tingkat Pramuka Penggalang LT 3 Tahun 2022 Pesantren Al Ihsan Jampes Kediri Gelar Haul Syech Ihsan bin Syech Dahlan ke 70 Masehi Upaya penurunan AKI dan AKB Melalui Program MPHD Cegah Drop Out, Pemkab Kediri Gelontorkan 20 M Untuk Beasiswa GNOTA Tahun 2022 Terima Manfaat, Awal Tahun Ratusan Warga Ramai Ramai Ajukan Jamkesda JMQH Lahirkan Hafizhah Yang Berkontribusi Membangun Negeri Malam Ambyar Simpang Lima Gumul Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Peringati Hari Jadi Kabupaten Kediri, Dhito Jadi Pengendali CikarUsai membuka acara Pekan Budaya dan Pariwisata 2019 yang ditandai dengan pemberangkatan Parade Budaya dan Mobil hias kemarin siang, sore ini 8/7, Bupati Kediri dr. Haryanti Sutrisno mengunjungi stand pameran di Kawasan Simpang Lima waktu sudah mulai petang, hanya stand dari desa wisata dan perikanan yang mendapat kunjungan dari beliau. Potensi desa wisata memang menarik untuk diketahui. Di dalamnya terdapat bermacam-macam keunggulan mulai dari wisata, budaya hingga kulinernya."Potensi yang dimiliki oleh setiap desa di Kabupaten Kediri memang sangat lengkap dan beraneka ragam. Setiap tahun selalu kami ikutkan dalam kegiatan Pekan Budaya dan Pariwisata," terang Bupati Kediri."Tujuannya adalah sebagai ajang promosi mengenalkan potensi-potensi desa. Dengan cara ini diharapkan desa dapat termotivasi untuk mengembangkannya sebagai daya tarik wisata,” jelasnya."Jika pengunjung banyak, akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Seperti jajan Pasar Sor Pring Desa Ngadi, Medowo Kandangan, Sumber Podang Joho. Di setiap hari libur pasti banyak pengunjung yang datang," kunjungannya kali ini, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ir. Adi Suwignyo, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro drh. Munfarid, MM. Hari semakin sore dan pengunjung yang datang ke pameran semakin bertambah banyak pula, hal ini menunjukkan bahwa antusias masyarakat sangat tinggi. Kominfo/lks,yda,tj,wk
pekan budaya dan pariwisata kabupaten kediri